SHARE
Inilah Konsep Desa Wisata Jika Ingin Didatangi Pelancong

BATULANTEH.COM – Dengan cepat banyak desa kepincut membangun desanya menjadi desa wisata. Bahkan meski belum punya konsep desa wisata sama sekali. Padahal, seharusnya sebelum memutuskan apakah sebuah desa layak jadi desa wisata, harus ada beberapa yang harus disiapkan. Apa sajakah itu?

Pertama adalah harus memiliki obyek yang menarik. Salahsatu daya tarik kuat adalah jika obyek itu jarang ada di desa atau tempat lain. Misalnya pesona alam seperti gunung purba yang dimiliki Desa Nglanggeran, Gunungkidul Yogyakarta yang baru-baru ini menyabet gelar desa wisata terbaik se-Asean. Atau memiliki mata air jernih nan melimpah sehingga bisa disulap menjadi kolam renang alami seperti Desa Ponggok, Klaten yang menghasilkan Rp. 9 Milyar pendapatan per tahun.

Tetapi obyek wisata tidak hanya itu, Desa Panglipuran, Bali menjadi kondang karena menjaga keaslian tradisi kehidupan desa dan kebersihan lingkungannya yang luar biasa dan tak ada di tempat lain. Bisa juga desa didatangi banyak wisatawan karena memiliki situs peninggalan purba atau situs ersejarah lain.

Kedua, obyek harus gampang didatangi wisatawan. Harus ada akses jalan yang gampang ditempuh dan fasilitas transportasi yang bisa digunakan para wisatawan karena tidak semua wisatawan membawa kendaraan sendiri terutama wisatawan asing. Juga harus tersedia akomodasi seperti penginapan jika konsep desa wisata sudah mulai melengkapi dirinya dengan berbagai paket.

Ketiga, situasi sosial masyarakat harus membuat wisawatan merasa nyaman, dihargai dan selalu dibantu atau didukung untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Makanya, harus ada tenaga kerja yang siap memandu wisata, membeberkan sejarah desanya dan membantu tetamu mendapatkan penginapan, makanan dan jaringan komunikasi yang memadai untuk mereka.

Keempat, aman. Konsep desa wisata harus memasukkan ini sebagai prioritas. Semua wisatawan ingin mendapatkan kenyamanan sekaligus keamanan. Jangan sampai ada tindak kriminal yang membuat mereka menjadi korban tindakan buruk baik dari warga setempat atau orang dari luar desa. Warga harus saling menjaga keamanan wisata.

Kelima, jangan lupakan promosi. Promosi adalah salahsatu cara ampuh agar desa menjadi dikenal dan didatangi orang. Saat ini ada banyak media sosial dan promosi internet yang mampu melakukan promosi dengan efektif dan murah dengan daya jangkau dan pengaruh yang hebat.

Terakhir pengelola harus selalu melakukan inovasi. Pertumbuhan desa wisata kian membahana, jumlahnya makin banyak dengan konsep desa wisata yang semakin bagus dan menarik. Maka setiap desa yang bergerak pada pengembangan konsep desa wisata harus terus memoles dirinya agar selalu ada yang baru sehingga orang-orang yang pernah datang ke sana akan datang dan terus datang lagi. Untuk bisa melahirkan inovasi, butuh masukkan dari orang-orang di luar desa seperti mengikuti pelatihan pengembangan desa wisata dan kerja sama dengan para intelektual di perguruan tinggi. Dengan begitu, konsep desa wisata Anda bakal selalu menawarkan hal yang baru.(TM/Gn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here