SHARE
PLTMH Batulanteh
PLTMH Batulanteh
Kembangkan PLTMH, Cara Warga Batulanteh Atasi Krisis Listrik
PLTMH Batulanteh

Sumbawa, Batulanteh.com – Minimnya infrastruktur di wilayah kecamatan Batulanteh sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat setempat,  tahun 2017 mungkin menjadi zaman serba canggih bagi sebagian besar masyarakat lain atau kecamatan lain, namun tidak demikian untuk masyarakat kecamatan Batulanteh. Masyarakat disana sudah terbiasa dengan Minimnya berbagai akses vital yakni akses transportasi, telekomunikasi maupun akses penerangan.

Akses penerangan sampai saat ini kecamatan Batulanteh belum maksimal, Perusahaan Listrik Negara (PLN)  Cabang Sumbawa tidak bisa berkontribusi terhadap masalah ini, karena alasan jangkauan daerah yang sangat sulit dan daerah pegunungan.  Alasan tersebut tidak membuat masyarakat Batulanteh berdiam diri, berbagai usaha untuk mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan,  sebagai bentuk peran pemerintah dalam problem penerangan Kementerian ESDM melalui Dinas Pertambangan dan energi Kabupaten Sumbawa memberikan solusi penerangan yakni program Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga mikro Hidro (PLTMH). Saat ini Batulanteh sendiri sudah mendapat 5 unit dengan kapasitas 25 – 30 KW, dua unit di Desa Tepal, satu unit di Desa Tangkam Pulit, dan dua unit di Desa Baturotok, namun satu unit PLTMH di Baturotok belum beroperasi maksimal ,ada juga beberapa Dusun menggunakan Listrik Tenaga Surya.  Dengan hadir nya PLTMH di kecamatan Batulanteh sangat membantu masyarakat disana untuk keperluan sehari – harinya maupun pengembangan usaha masyarakat.

Kendati demikian khususnya di Desa Baturotok dan Bao Desa tenaga listrik yang dihasilkan belum maksimal karena jumlah penduduk yang cukup banyak maupun terkendalanya program pembangunan sumber listrik,  akibat kondisi tersebut masyarakat berinisiatif membuat pembangkit listrik sendiri dengan kemampuan seadanya. Dan hasilnya di Baturotok kini sudah banyak dibangun listrik dengan sistem  mandiri. Pengembangan listrik mandiri nampaknya gencar dilakukan masyarakat setempat karena bantuan pemerintah masih dirasa belum maksimal,  saat ini masyarakat sudah membangun sendiri mesin pembangkit listrik dan kabarnya sudah lebih dari 4 unit untuk jenis Pembangkit Listrik tenaga Mikro Hidro (PLTMH)  sudah berhasil dibangun oleh masyarakat itu sendiri, di sela kesibukan sebagai petani namun mampu membuat sendiri pembangkit listrik dengan kapasitas 10- 15 KW.

Pengembangan PLTMH dilakukan oleh dua orang Petani bernama Ilman dan Jufri, atas karya ini kementerian ESDM bersama Distamben Kabupaten Sumbawa terjun langsung ke lapangan melihat proses pembuatan disela meninjau proses pengelolaan PLTMH di desa Tepal, tahun 2017 Kementerian ESDM berencana akan mengikutsertakan PLTMH mandiri ini ke ajang kompetisi energi terbarukan tingkat Nasional dan tahun depan Akan diikutsertakan dalam lomba energi terbaru kan mewakili Indonesia di tingkat ASEAN.

Berkat kegigihan dan kerja keras masyarakat tanpa bergantung pada pemerintah, kini masyarakat Batulanteh mampu menjadi masyarakat yang mandiri dalam berbagai sektor, salah satunya disektor penerangan. (Tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here