SHARE
Masalah Jalan Batulanteh, Bupati Sumbawa: Belum Ada Tender
Masalah Jalan Batulanteh, Bupati Sumbawa: Belum Ada Tender
Masalah Jalan Batulanteh, Bupati Sumbawa: Belum Ada Tender
Kondisi Jalan Batulanteh ketika Musim Hujan/Batulanteh

Batulanteh.com – Dibeberapa kesempatan Bupati Sumbawa yakni HM Husni Djibril selalu berjanji akan melanjutkan cita-cita orang tua beliau Alm H. Djibril yaitu untuk merealisasikan infrastruktur jalan menuju Batulanteh. Hal tersebut Itu dilakukan karena melihat potensi alam yang sangat luar biasa ada disana.

Akan tetapi hingga saat ini, selama kurun waktu 2 tahun lebih menjabat sebagai Bupati Sumbawa belum ada komitmen berarti yang dilakukannya terkait pembangunan infrastruktur Batulanteh.

Pemuda Batulanteh dalam hal ini Batulanteh Center (BLC) telah melakukan hearing pada awal oktober lalu dengan agenda terkait komitmen Bupati Sumbawa terhadap realisasi jalan ke Batulanteh. Dalam kesempatan tersebut Bupati sumbawa mengatakan bahwa belum ada tender untuk pengerjaan jalan ke Batulanteh. Terkait jumlah anggaran belum diketahui secara pasti.

Pada 2015 lalu, Pemerintah juga telah menjamin alokasi anggaran setiap tahun Rp 400 juta untuk biaya pemeliharaan jalan. Bahkan,jika akses jalan ke Batulanteh secara keseluruhan belum selesai diperbaiki, satu unit alat berat akan standby di wilayah Kecamatan Batulanteh.

Beragam reaksi pun datang dari sejumlah warga Batulanteh yang geram akan hal ini, warga sudah menaruh harapan penuh kini mulai pesimis dan berjanji akan melakukan aksi besar – besaran jika Pemda tak kunjung mengambil keputusan.

“Kami akan segera turun ke jalan menuntut apa yang menjadi hak masyarakat Batulanteh”, tegas Firman Akbar salah satu anggota BLC.

“Kami akan mengerakkan massa yang tentunya lebih besar dari aksi pada 2015 lalu”, tegasnya.

Persoalan tersebut juga pernah diungkap Haji Saat—sapaan akrab mantan Kadis PU Sumbawa, harus dirapatkan untuk mengkaji kebenaran teknisnya dan membedah kondisi lapangan tempat pelaksanaan proyek mulai dari topografi, medan yang sulit, bentuk jalan, dan kelabilan badan jalan serta mobilisasi material.

Pada 2017 lalu, proyek Jalan Punik—Tepal Dua Kali Gagal Tender Sebab pihak provinsi pernah merencanakan hotmix jalan di wilayah tersebut dengan perhitungan biaya Rp 11 milyar untuk satu kilometer. Namun Pemda Sumbawa justru menganggarkan hotmix Rp 2,5 kilometer dari Punik—Tepal sepanjang 28 kilometer.

“sudah pasti tidak ada kontraktor yang berani. Belum lagi waktu pelaksanaan pada Bulan Juni yang sudah memasuki musim hujan di wilayah Batu Lanteh”,tutupnya. (TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here