Connect with us

Berita Desa

Budidaya Jahe, Peluang Bisnis Menjanjikan di Desa

Published

on

Budidaya Jahe, Peluang Bisnis Menjanjikan di Desa

Budidaya Jahe, Peluang Bisnis Menjanjikan di Desa

Sumbawa, Batulanteh.com – peluang bisnis budidaya tanaman jahe masih menjadi ide bisnis yang menjanjikan di Desa. Tanaman satu ini merupakan tanaman rempah – rempah yang sangat populer untuk dijadikan obat – obatan tradisional atau herbal di Indonesia bahkan seluruh dunia. Obat – obatan herbal seperti jahe sudah sering sekali dijadikan obat alternatif ketika dirasa biaya pengobatan medis yang konvensional dirasa mahal dan membebani masyarakat.

Bahkan dijaman modern seperti saat ini sudah ada banyak sekali yang menggemari jahe dan dijadikan sebagai bahan minuman penghangat tubuh yang luar biasa enak bila dicampurkan dengan beragam olahan makanan. Selain itu, dewasa ini sudah banyak orang paham akan manfaat tanaman jahe.

Namun sebelum itu untuk memulai membudidayakan tanaman ini, tentu ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan supaya tidak salah langkah dalam pembudidayaan tanaman yang satu ini. Berikut ini adalah cara budidaya tanaman jahe lengkap dengan tahapan – tahapannya.

1. Persiapkan alat, bahan, serta lahan

ini adalah langkah pertama yang harus dilakukan jika ingin budidaya tanaman jahe. Alat – alat yang dibutuhkan dalam hal budidaya jahe adalah tergantung pada media taman yang anda pilih. Jika anda ingin menanamnya secara langsung di lahan tanah, maka anda bisa menggunakan cangkul sebagai alat untuk menggemburkan tanah. Namun, jika anda ingin menanamnya di pot, anda bisa menggunakan polybag sebagai wadahnya.

Tanah yang disukai untuk menanam jahe adalah tanah humus, kamu juga membutuhkan jerami sebagai bahan untuk campuran media tanam. Selain itu, ada juga kotak kayu yang berfungsi sebagai tempat semai bibit.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan tanaman berkebun lainnya seperti pisau da alat – alat untuk menyiangi gulma. Siapkan pula fungisida, karena tanaman bibit jahe akan dicelupkan ke fungisida sebelum ditanam.

2. Pilih Bibit Unggul

Jika anda menginginkan bibit yang bagus, anda bisa menggunakan bibit yang sudah cukup tua yang berusia sekitar 10 -12 bulan. Jahe berkembang biak dari tunas yang muncul dari rimpangnya. Itulah mengapa bibit jahe juga berupa rimpang.

Ciri – ciri rimpang yang unggul adalah memiliki kulit yang mulus, sehat, serta bebas akan hama tanaman. Cara membuatnya menjadi bibit jahe adalah dengan memotongnya menjadi 3 -5 ruas, lalu direndam di cairan antibiotik dan ditiriskan lalu dijemur. Atau bisa juga ditanami lansung tanpa harus direndam

3. Persiapkan Lahan

Terdapat dua tipe jahe yaitu di pot dan di tanah. Keduanya sama – sama membutuhkan tanah yang berkualitas. Jenis tanah yang cocok untuk lahan budidaya tanaman jahe adalah andosol atau latosol warna merah coklat dengan tingkat keasaman dan pH tanah berkisar antara 6,8 – 7,4.

4. Tahap penanaman

Anda tidak bisa menanam jahe secara langsung dan tiba – tiba. Sebelum menanam jahe, anda perlu menyiapkan lebih dulu lahannya sebulan sebelum akan ditanami. Bekas- bekas tanaman lain yang ada pada lahan, seperti gulma harus lebih dulu dibersihkan sebelum ditanami. Setelah bersih, tanah dicangkul sedalam 25 – 35 cm supaya menjadi gembur.

Setelah gembur, maka bibit jahe sudah bisa ditanam. Namun, anda harus menyiapkan lubang lebih dulu sedalam 3 – 7,5 cm lebih dulu, baru ditanami bibit jahe. Perhatikan jarak antar bibit, jangan terlalu dekat atau terlalu jauh.

5. Tahap perawatan

Untuk diketahui agar bisa menghasilkan tanaman jahe yang bagus dan berkualitas, tentu kita harus mengetahui cara merawatnya dengan benar. Proses perawatan pada tanaman jahe dilakukan setelah 6 – 8 minggu dilakukan penanaman pertama. Setelah mencapai batas waktu tersebut, taburkan pupuk di sekitar tanaman, namun jangan sampai mengenai batang atau rimpangnya. Jangan lupa juga untuk melakukan penyulaman, supaya pertumbuhan jahe tidak terganggu.

6. Pemanenan

Pada proses ini tanaman jahe siap dipanen ketika sudah berusia 8 bulan. Ciri – ciri bahwa tanaman jahe siap untuk dipanen adalah daunnya yang menguning dan batangnya yang mengering. Gunakan garpu atau cangkul saat ingin memanen jahe dan lakukan dengan hati – hati. Lalu bersihkan dan jemur selama kurang lebih 1 minggu. Yang paling penting, jangan sampai anda melukai akar jahe.

Itulah tahapan – tahapan dalam budidaya tanaman jahe. Semoga tulisan ini bermanfaat, terutama bagi anda yang sedang ingin memulai bisnis pembudidayaan tanaman untuk dijadikan sumber penghasilan di Desa. Usaha budidaya tanaman jahe ini sangat bisa menjadi alternatif agrobisnis anda karena khasiatnya pun juga telah terbukti manjur dan memiliki khasiat yang cukup banyak bagi kesehatan. (TM)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BACA JUGA